Arsip | Maret, 2010

Pasukan Kloningan CBR

4 Mar

PAsti sudah pada faham kan… ada beberapa merk motor di negeri kita tercinta ini yang mengeluarkan produk2  yang secara tampak kasat mata meniru produk AP Honda Thailand, yaitu Honda CBR 150, atau yang menggunakan beberapa bagian yang sama. Ok coba kita bahas satu per satu.

1. Kaisar vartex 150R


Kaisar vartex merupakan generasi awal motor sport full fairing dari produsen motor lokal berbasis mocin. Kaisar vartex generasi pertama pada mulanya mengadopsi disain honda dengan mesin Pushrod 150cc /CG150 , bukan disain CBR150, namun pada generasi kedua, mulai mengadopsi disain CBR 150CC dengan beberapa perbedaan pada Fork depan, lubang angin di fairing dan penempatan lampu sein di luar dengan masihmengadopsi mesin yang sama dengan versi sebelumnya.

2. Minerva R150

3. Happy Swift 200R

4. Torindo SmartSR 150

5. KTM Speed R 150

6. Beijing BMX 150R

7. Demak DMR 150

Demak adalah prinsipal dari negeri jiran yang sempat melebarkan usahanya ke negara kita, tapi hanya sampai wilayah kalimantan saja.

Dari gambar dapat kita simpulkan mereka punya 2 varian berbeda, yang pertama dengan mesin CG150, 11-12 dengan Kaisar Vartex 150 gen2 & Torindo SmartSR 150.

Untuk Varian kedua, terlihat mengadopsi mesin DOHC Suzuki yang setipe dengan FXR 150/FU150. Hal ini dimungkinkan karena Malaysia pernah menjadi basis produksi FXR 150. Kalaupun tidak bisa juga menggunakan mesin 125CC DOHC dari zongshen yang dipakai di Zongshen ZS125-31 yang diboreup.

8.VIAR VIX-R 150


9. Minerva R200



10. Happy Nexium 150R

11. Prisma Evolution R 200


Diablo 200S

4 Mar

Diabro 200S adalah motor bergenre sport besutan PT Honlei Motor Indonesia. Pada awal kemunculannya pihak pabrikan dan dealer mengklaim bahwa motor ini merupakan motor thailand. Namun seiring waktu konsumen pun memahami bahwa produk ini merupakan produk rakitan lokal dengan komponen yang diimpor dari china.

Produk ini memposisikan diri sebagai motor sport dengan mengambil garis disain dari beberapa motor yang sudah lebih dulu hadir di pasaran. Untuk bagian haluan, Diablomengdopsi garis disain Ninja 250 Versi lawas, dan untuk buritan mengadopsi buntut Yamaha scorpio.

Untuk urusan dapur pacu, Diablo mengambil mesin GL200 yang sepintas terlihat seperti kloningan mesin Honda Tiger. Hal ini diperkuat dengan testimoni beberapa penggunanya yang mengakui tenaganya mirip2 dengan Honda Tiger, termasuk juga mewarisi penyakit Honda tiger, yaitu sulit masuk ke gigi netral ketika mesin sedang dalam keadaan hidup. :)

Untuk urusan kaki-kaki, pada bagian depan untuk Diablo 200s versi terbaru sudah mengadopsi upside down fork, sedangkan untuk urusan peredaman di lengan ayun dipercayakan kepada suspensi monoshock.

Di sektor pengereman, pada bagisn depan sudah menganut sistem dual disc, dan belakang dengan single disc, sehingga terlihat lebih gagah. namun kembali, ada terstimoni dari pengguna yang mengatakan adanya kekurangan dalam sektor reabilitas perangkat pengereman pada Diablo 200s walaupun sudah menganut double disc di bagian depan.

Uniknya ada juga pengguna yang merasa bahwa tunggangannya tidak pernah ada masalah walaupun dia memakainya sejak tahun 2007.  Hal ini bisa jadi menunjukkan ada  unit yg lolos dari QC oleh PT. HMI.

Satu hal yang masih merupakan kekurangan adalah jaringan penjualan dan service PT HMI yang masih kecil cakupan dan jangkauannya.

berikut adalah beberapa gambar yang sempat terekam dari blognya Bro Taufik:

sumber foto:    Seraya.com, Forum KHTI

SPESIFIKASI :

Panjang: 2200 mm

Tipe mesin: 4 langkah,ol cooler

Jarak Poros Roda: 1300 mm

Konfigurasi mesin: silinder tunggal

Lebar: 720 mm

ISI SILINDER: 200cc

Tinggi:1100 mm

Bahan bakar: Bensin

Su spensi Depan:Up Side Down

Konsumsi bahan bakar: 1 liter/30 km

Belakang: Monoshock

Kopling: Manual

Tinggi Dasar Kendaraan: 200 mm

Rasio Kompresi: 9:1

Massa Kendaran kosong: 140 Kg

Radius Putar: 1400mm

Rem Depan : Double Disk Brake

Karburator: Mikuni

Belakang: Single DiskBrake

Sistem Pengapian: CDI

Tipe Ban:Tubeless

Daya Maksimum: 9,5 Watt / 7000 rpm

Kapasitas Tangki:15 Liter

Sekring: 10 A

Ukuran Ban Depan :100/80-17 Accu: 12 V-7Ah Belakang: 110/80-17 Isi oli Transmisi: 1,2 liter

Sistem Pelumas: Percikan Tekanan Tinggi

Sistem Starter: Electrik dan kick Starter

Info:

PT. Honlei Motor Indonesia
Jl. Imam Bonjol 202-204
Semarang
Telp. 024-3585255

Marketing  :

081 325 554 063 (NARNO)

085 6266 4340/081 390 622 246   (arifin)

Dealer Jakarta & Sekitarnya: (belum update)

MAD
jl.Lenteng Agung 20
Tlp:021-7863217
Hp:021-78881726

atau
Steven
Jl.Lembah Nyiur 1 Blok16 No.15c
tlp:021-688442200

Monstrac SBK 250

4 Mar

repost dari thread saya di Serayamotor bulan April 2009: http://www.serayamotor.com/diskusi/viewtopic.php?f=22&t=10907

Motor Sport 250cc Single Cylinder 4 Valve + Oil cooler, pengembangan dari Naked Bike Daelim Roadwin 125cc (Versi indonesia oleh Kanzen, 125 & 140cc, sempat akan dirilis oleh Kanzen versi 20cc nakednya).

Pada awalnya prosuk ini masih menggunakan merk Monstrac Shineray Sport 250R mengacu pada produk aslinya di negeri tirai bambu dimana sejatinya merupakan produk dari Shineray Motorcycle dengan kode produk XY250-5A atau dengan nama lain Shineray Chief 250.

Berikut merupakan gambar yang terekam ketika pengujian produk di awal tahun 2005. Gambar diperkirakan diambil di gudang PT. Maju Bersama Surya Indah Motor, ATPM Monstrac.

shineray nih

Karena motor ini basisnya diambil dari Daelim Roadmin, maka hampir 80% disainnya menyerupai Daelim roadwin, kecuali di beberapa titik, seperti Knalpot, Footstep, Speedometer dan tentu saja Fairing. Pun jika dibandingkan dengan Daelim Roadwin 125R/250R yang juga menganut motor sport Full fairing, sangat jelas perbedaannya, terutama di sektor mesin dan Fairing. Untuk fairing depan, dapat dilihat produk ini mengacu ke disain CBR 600 dan CBR 125R versi eropa yang dipopulerkan di indonesia oleh Minerva dengan tipe R200 dan Happy motor dengan Nexium 150R nya. Untuk sektor mesin, Monstrac SBK 250/ Shineray Chief 250 masih menganut sistem SOHC dengan 4 klep berpendingin oli, sedangkan Daelim Roadwin seri R sudah menganut sistem DOHC 4klep dengan pendingin air/ Radiator.

di bawah ini perbandingan dari ke 3 produk tersebut:

I. Roadwin R 125/250

II. Roadwin 125

III. Shineray Chief 250

.

Sebenarnya Shineray juga mengadopsi versi nakednya Roadwin, dengan nama Shineray Roadwind:

IV. Shineray Roadwind

Bonus: Kanzen Roadwin

Berikut adalah beberapa gambar Shineray Chief versi aslinya (china):

berikut adalah Shineray Chief 250 versi Jepang, ada sedikit perbedaan pada posisi windshield, dimana pada versi jepang ini winshield dipasang dibelakang fairing, sehingga lampu senja lebih jelas terlihat

Gambar diambil dari: http://item.rakuten.co.jp/cj-beet/shineray_xy250-5a/

berikut adalah gambar terakhir dari Monstrac SBK 250:

Dapat dilihat bahwa untuk versi indonesia sama dengan versi asli china, hanya saja ada perubahan warna fork depan, dimana aslinya dilabur dengan warna silver, sedangkan versi Indonesia mengadopsi warna hitam.

Untuk spesifikasinya sendiri (versi aslinya) dapat dilihat pada image dibawah ini.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 36 pengikut lainnya.