Mobnas Tawon (AG-Tawon)

12 Apr

Semua gambar dari facebook ASIA NUSA

versi pickup


Dari Kanan Ke Kiri: Njoto Kuntoaji (Direktur Autogas, produsen Tawon), Naoto (Neo) Kitagawa – DIRECTOR SENIOR MANAGING EXECUTIVE OFFICER “DAIHATSU, Keisuke Nasada (Marketing Executive Officer) Daihatsu


Naoto (Neo) Kitagawa – DIRECTOR SENIOR MANAGING EXECUTIVE OFFICER “DAIHATSU

12 Tanggapan to “Mobnas Tawon (AG-Tawon)”

  1. asmarantaka 13 April 2011 pada 2:36 am #

    nih mobil designnya maaf ya…jelek…padahal Indonesia punya banyak desainer yg handal…kok ngk digunakan??
    Makanya nih mobil ditertawakan dan dihina ama rakyat Malaysia

    • adjokasep 13 April 2011 pada 9:06 am #

      memang sih desain awalnya memang ditujukan hanya sebagai pengganti bajaj… makanya desainnya minimalis sekali…. menurut produsennya, mereka sudah kadung membuat cetakan pelatnya karena awalnya sudah ada perjanjian untuk pengganti nagkutan lingkungan, tapi karena satu dan lain hal, rencana tersebut tidak jelas kelanjutannya….. jadi mau nggak mau harus diproduksi karena bikin cetakan pelat baru tidak murah….

  2. gasspoll 13 April 2011 pada 11:14 am #

    bener nih kuno banget ga ada sisi artistiknya makanya kalo di luarnegri tuh ga hanya orang otomotif yang bekerja tapi seniman pun digerakan

  3. gaplek mania 13 April 2011 pada 3:43 pm #

    aku bangga produk indonesia.sayang desainnya kok!?!?
    bagusan new gea tuh.sudah lebih mobilsiawi

    • adjokasep 14 April 2011 pada 2:33 am #

      ada yag bagus juga, boneo mictax.. ntar dikeluarin deh…

  4. neo 13 April 2011 pada 8:59 pm #

    lebih modis gea…tetep bangga dgn produk indonesia…

  5. one08 14 April 2011 pada 2:44 am #

    mesinnya kalo di templokin ke motor gimana ya?😀

    • adjokasep 14 April 2011 pada 5:54 am #

      trnsmisinya kan beda gan…… gimana ya caranya…..?? ada yang bisa bantu?

  6. Ojan 3 Desember 2011 pada 1:48 pm #

    Sebenarnya, secara konsep bagus, micro car yang cocok untuk daerah perkotaan yang padat, namun minim polusi dan harganya terjangkau.

    Tapi dengan desain seperti ini, orang yang mengedepankan fungsi pun akan pikir-pikir untuk membelinya. Saya sebagai mahasiswa jurusan desain juga turut sedih, kenapa kok nggak ambil desainer dari dalam negri, toh kan banyak.

    Ada info nggak, gimana caranya kirim usulan desain ke Mobnas AG Tawon ini?

    Thx before, salam

  7. Ary 6 Februari 2012 pada 5:30 am #

    Sangat disayangkan…ketika mobil ini sudah dijual, marketing AG Tawon menjelaskan harganya Rp. 50 juta kurang seribu…bukan Rp. 40 juta kurang seribu yg sering di gembar-gemborkan dahulu…dengan spesifikasi seperti itu…lebih baik nunggu GEA aja dehh…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: